SMK Bina Utama Kendal
Kegiatan

SMK BINA UTAMA “PEDULI LINGKUNGAN”

SMK Bina Utama Kendal Peduli Lingkungan

Fakta menunjukkan bahwa di sepanjang pantai utara wilayah Kendal (Pantai Sekucing Weleri sampai Pantai Ngebum Kaliwungu) telah terjadi abrasi. Abrasi merupakan suatu kejadian pengikisan pantai akibat gelombang dan arus laut yang sifatnya merusak. Abrasi seringkali disebut dengan erosi pantai karena kerusakan yang terjadi di sekitar pantai. Hal ini bisa terjadi apabila keseimbangan alam di daerah pantai tersebut mulai terganggu dan dikategorikan sebagai salah satu bencana akibat ketidakseimbangan ekosistem di dalamnya. Tak bisa dipungkiri bahwa terjadinya abrasi juga dapat disebabkan oleh campur tangan manusia yang kurang peduli terhadap keseimbangan alam dan memperhatikan lingkungannya. Menanggapi fenomena tersebut, SMK Bina Utama Kendal melalui Pramuka mengadakan gerakan peduli lingkungan dengan program Penanaman 5.000 Mangrove di pantai Kartika Jaya yang terletak di desa Kartika Jaya, Kecamatan Patebon. Adapun penanaman 5.000 Mangrove diselenggarakan pada hari Sabtu (20/8) dan dipimpin langsung oleh Ketua Gugus Depan Pramuka SMK Bina Utama, Ali Mashudi, S.Pd serta didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK Bina Utama, Susandari, S.Pd.

Penerimaan Tamu Ambalan (PTA)

Aksi Peduli Lingkungan SMK Bina Utama yang diwujudkan dalam program Penanaman 5.000 Mangrove ini merupakan rangkaian acara dari peringatan Hari Pramuka ke-55. Selain itu, Pramuka SMK Bina Utama juga memanfaatkan moment HUT Pramuka ini untuk mengadakan kegiatan rutin tahunan, yaitu Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) di Gugus depan 01.119 dan Gugus depan 01.120. Kegiatan PTA ini dikemas dalam Persami (Perkemahan Sabtu dan Minggu) yang diselenggarakan Sabtu (20/8) sampai dengan Minggu (21/8) bertempat di SMK Bina Utama Kendal. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan Gugus depan, ambalan dan kegiatan-kegiatan kepramukaan sesuai golongannya ditingkat SMA/SMK sederajat yang pada umumnya golongan Penegak (Tegak) dimana golongan penegak berusia 16-20 tahun. Selain itu kegiatan tersebut berusaha mengenalkan pentingnya pramuka bagi generasi muda sekarang dalam upaya pembentukan karakter. Hal tersebut sesuai dengan proses kegiatan pembelajaran kurikulum 2013 yang diatur dalam Peraturan Menteri no 63 tahun 2014 bahwa Pendidikan Kepramukaan Sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib Pada Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah dan sebagai penguat dalam peraturan tersebut adalah UU No.12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.

Inovasi Kepramukaan

Mengomentari kegiatan ini, Ketua Gugus depan Ali Mashudi, S.Pd saat ditanya mengatakan bahwa kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan di tahun ini sangatlah berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, karena Dewan Ambalan/penegak bantara kelas XI dan XII Kie Hajar Dewantara dan Nyie Ageng Serang Gugus depan 01.119 dan Gugus depan 01.120 serta calon anggota Pramuka Kelas X telah melaksanakan kegiatan penanaman Mangrove sebanyak 5000 pohon Mangrove yang bekerja sama dengan tim pengelola Pantai Kartika Jaya, Wasito. Diharapkan dengan kegiatan ini pengamalan Dasa Darma Pramuka nomor 2 yaitu “Cinta Alam dan Kasih sayang sesama manusia” dapat terwujud. Susandari, S.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas menambahkan, kegiatan penanaman mangrove ini merupakan momentum yang sangat penting bagi siswa baru kelas X SMK Bina Utama Kendal, yang diwakili oleh masing- masing ketua dan wakil sangga atau kelompok sebanyak 57 siswa dan dewan ambalan penegak bantara kelas XI dan XII sebanyak 13 siswa mengingat isu tentang global warming baru-baru ini menjadi salah satu permasalahan yang menyita perhatian dunia. Siswa SMK Bina Utama sebagai generasi penerus dunia sangat perlu untuk dilatih peduli terhadap permasalahan dunia.

Leave a Reply