SMK Bina Utama Kendal
Pembelajaran

PELATIHAN IDN

SMK Bina Utama Jalin Kemitraan dengan PT. IDN

Keseriusan SMK Bina Utama terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), baik siswa maupun guru tak diragukan lagi. Terbukti, selama satu minggu, mulai hari Sabtu (8/10) sampai dengan Jum’at (14/10) SMK Bina Utama mengirim 9 siswa yang terdiri atas 6 siswa dari jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan 3 siswa dari jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) mengikuti pelatihan atau training di PT IDN (Integrasi Data Nusantara) Semarang. Dari jurusan TKJ, peserta training diberi pelatihan dengan materi Server Ubuntu, Promox dan OpenStack. Sementara itu, dari jurusan RPL, materi pelatihan fokus pada pemrograman android. Muhammad Fajrul Falah, salah satu peserta pelatihan dari SMK Bina Utama saat diwawancara berkali-kali mengucapkan ungkapan terima kasih kepada SMK Bina Utama yang telah memberi kesempatan kepada mereka untuk mengikuti pelatihan. “Kami sangat senang dan mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu guru karena telah mengirim kami untuk pelatihan. Banyak sekali ilmu yang kami dapatkan di pelatihan”. Ungkap Fajrul.

            Susandari, selaku wakil kepala sekolah bidang humas menyatakan bahwa peningkatan SDM sekolah ini telah menjadi salah satu program kerja bidang humas pada tahun ajaran ini. “Dalam rangka pengembangan sekolah, kami berusaha untuk selalu meningkatkan SDM kami, baik guru maupun siswa. Pelatihan ini merupakan salah satu alat untuk pengembangan sekolah. Dengan melibatkan siswa maupun guru pelatihan di luar, harapannya akan terjalin suatu komunitas baru sehingga akan mendorong sekolah ke arah kemajuan.”

            Selain pelatihan siswa, SMK Bina Utama juga mengirim satu guru untuk mengikuti sinkronisasi Dunia Usaha & Industri di bidang IT dan jurusan TKJ, sekaligus sertifikasi mikrotik di PT. IDN pusat di Bogor selama 10 hari kemarin. “Beberapa terobosan telah kami lakukan. Semuanya demi tujuan kami sebagai lembaga pendidikan kejuruan, yaitu mengolah dan mempersiapkan siswa maupun lulusan memasuki dunia kerja dan dunia industri (DU/DI) yang relevan.” Imbuh Kepala Sekolah, Andy Purnomo.

Leave a Reply